Skip to main content

Etape itu Bernama Wisuda



Muhamad Nasrudin

Kuliah memang ada batasan waktunya, tapi ingat, belajar tak ada batasan waktunya. Sepanjang hayat.

Oleh sebab itu, wisuda hanyalah akhir dari proses belajar di bangku kuliah, bukan akhir dari pembelajaran dalam kehidupan. 

Maka beruntunglah ia yang senantiasa belajar dalam setiap denyut nadinya.

Menjadi mahasiswa hanyalah salah satu etape perjalanan kehidupan manusia. 

Sebagai akhir masa kuliah, wisuda juga adalah momen untuk lebih dekat dalam menggapai mimpi.

Karenanya, selamat untuk teman-teman mahasiswa IAIN Metro yang sudah menyelesaikan studinya. 

Jangan pernah lelah untuk terus belajar dan mengabdi untuk kemanusiaan.

Atas setiap momen kehidupan yang kau lalui, jadikan ia bagian dari wujud khidmah terhadap ilmu pengetahuan yang sudah Anda peroleh. 

Insya Allah ilmu yang Anda peroleh menjadi barokah manfaat. 

Karena ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diamalkan. Dan ilmu yang berkah adalah ilmu yang mengabdi kepada kemanusiaan.

Metro, 29 Agustus 2022

Muhamad Nasrudin

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan Mukallaf dan Baligh dalam Fikih Islam

Terdapat dua istilah yang seringkali disebut tatkala membincang subjek hukum dalam fikih, yakni mukalaf dan baligh. Kedua istilah ini seringkali dianggap memiliki satu makna yang sama dan bisa saling substitusi. Terkadang seseorang menyebut mukalaf padahal yang dimaksud adalah balig. Ada pula orang lain yang menyebut kata baligh, padahal yang ia maksud adalah mukallaf. Hal yang cukup menggembirakan adalah, pengetahuan masyarakat tentang baligh sudah cukup baik. Warga di kampung kami, misalnya, umumnya memahami baligh sebagai orang yang sudah dewasa. Pengertian ini tidak salah dan sudah mendekati kebenaran. Dalam pandangan fikih, secara tegas baligh adalah kondisi di mana seseorang sudah mencapai usia dewasa secara biologis. Titik tekan dalam fikih ini adalah kedewasaan secara biologis yang lazimnya ditandai dengan berfungsinya organ reproduksi secara sempurna. Kesempurnaan ini bisa dilihat dari beberapa tanda fisik dan psikis. Bagi perempuan, ovarium sudah bisa memproduksi sel tel

Mengapa Pipis Bayi Perempuan Harus Disiram dan Laki Cukup Diperciki?

Fikih Islam mengenal tiga klasifikasi najis berdasar tingkatan berat-ringannya. Yang paling berat adalah najis mughaladzah. Najis ini adalah seluruh bagian tubuh anjing dan babi beserta segala turunannya. Saking beratnya, cara mensucikan najis ini adalah dengan membasuhnya sampai hilang wujud, baru ditambah tujuh basuhan yang salah satunya dicampur dengan debu. Level yang paling ringan adalah najis mukhafafah . Najis ini hanya ada satu, yakni air seni bayi laki-laki yang belum berusia dua tahun dan hanya mengonsumsi ASI, tak pernah mengonsumsi makanan lain sebagai asupan gizi. Najis ini cukup diperciki dan seketika langsung menjadi suci. Di level tengah ada najis mutawasithah . Ini mencakup semua najis yang tidak masuk dalam klasifikasi ringan atau berat. Cara mensucikannya adalah dengan membasuh najis dengan air mengalir sampai bersih. Bagaimana dengan hukum air seni bayi perempuan? Dari penjelasan ringan di atas, hukum pipis bayi perempuan masuk ke dalam klasifikasi

Doa Memulai Pengajian Al-Quran, Ilahana Yassir Lana

Berikut ini adalah doa yang biasa dibaca sebelum memulai mengaji al-Quran.  Ilaahana yassir lanaa umuuronaaa 2 x Min diininaaa wa dun-yaanaaa 2 x Yaa fattaahu yaa aliim 2 x Iftah quluubanaa 'alaa tilaawatil qur'aan 2 x Waftah quluubanaa alaa ta'allumil 'uluum 2x